Hampir semua fungsi dalam
unit organisasi perusahaan merupakan pusat laba, salah satu fungsi yang
bertindak sebagai pusat laba adalah fungsi Produksi karena pada fungsi ini
aktifitas utama dalam perusahaan yang menghasilkan produk barang (manufaktur
pada khususnya) terlihat dimana juga dikatakan merupakan sebagai pusat beban,
dimana manajemen dinilai berdasarkan kinerja versus biaya standar dan anggaran overhead walaupun ini belum
mengindikasikan sejauh mana kinerja manajemen atas seluruh aspek dari
pekerjanya membuat evaluasi yang terpisah atas aktivitas-aktivitas seperti
pengendalian mutu, penjadwalan produk dan keputusan buat atau beli (make or buy decision).
Pada fungsi ini mengukur aktivitas
organisasi manufaktur secara keseluruhan adalah dengan menjadikannya pusat laba
dan memberikan nilai berdasarkan untuk harga jual produk dikurangi dengan
estimasi biaya pemasaran. Oleh karena itu saya mengambil perbandingan yang
kedua yaitu fungsi pemasaran yang dapat dijadikan sebagai pusat laba karena
dalam fungsi ini membebankan biaya dari produk yang terjual dengan harga
transfer yang erat kaitannya dengan pengukuran penilaian pada aktivitas organisasi
pada fungsi produksi. Pada fungsi pemasaran ini meliputi semua aktivitas yang
ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan hingga
mendistribusikan barang dan jasa sehingga dapat mencapai kepuasan pelanggan
serta mencapai pendapatan dan laba sehingga perbandingan fungsi pemasaran ini
cukup penting dan menjadikannya sebagai salah satu fungsi pusat laba dalam
organisasi perusahaan yang mendukung fungsi produksi dalam mencapai tujuan
perusahaan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar